PERBEDAAN POD DAN MOD

Di dunia vape memiliki 2 perbedaan device yaitu ada Pod dan Mod. Banyak yang masih belum tau dan bertanya-tanya “apasih perbedaan pod dan mod?”. Nah di kesempatan kali ini mimin ingin membuat artikel yang membahas perbedaan kedua device tersebut agar kalian tidak salah dalam memilih device apa yang akan kalian beli.

Berikut di bawah ini akan mimin jelaskan perbedaan atara mod dan pod, simak terus agar kalian tidak bingung lagi kedepannya.

1. Ukuran Body

Yang pertama kita bisa membedakan dari ukuran body yang sangat berbeda. Umumnya mod akan memiliki ukuran yang besar di bandingkan dengan pod karna mod terdapat baterai eksternal atau menggunakan dual baterai. Ukuran body besar ini digunakan untuk menempatkan Atomizer dan baterai eksternal. Berbeda dengan pod yang hanya menggunakan baterai internal dengan ukuran kecil tanpa menggunakan baterai eksternal. Walaupun ada pod yang menggunakan baterai eksternal tidak akan menyamai ukuran nya dengan mod.

Untuk kalian yang sedang mencari mod atau pod kalian bisa langsung aja klik link yang ada disini.
MOD
POD DAN AIO

2. Atomizer

Perbedaan selanjutnya adalah dari atomizer yang di gunakan. Pod menggunakan cartridge untuk pembakaran nya. Sedangkan mod dia bisa menggunakan seperti RDA/RDTA/RTA, atomizer dari mod ini juga di jual terpisah ada juga yang di jual menjadi satu tergantung dari produsen atau pabrikan nya. Di dalam atomizer mod ini juga kalian harus mengganti kapas dan coil secara sendiri, tidak seperti pod yang sudah menyatu dalam cartridge.

Untuk kalian yang mencari cartridge dan atomizer lain nya bisa langsung aja ya klik link di sini.
Atomizer
Cartridge dan Coil

3. Kapasitas Baterai

Yang ketiga ada perbedaan dari baterai. Mod umumnya menggunakan baterai eksternal dan menggunakan baterai yang berukuran 18650/21700 dengan kapasitas baterai yang juga besar mulai dari pod memiliki kapasitas baterai mulai dari 1000-1500mAh. Sedangkan untuk mod bisa mencapai 2000-3000 mAh. Pod juga umumnya memakai baterai internal yang kapasitas nya tidak sebesar kalau kita menggunakan baterai eksternal. Walaupun sekarang juga banyak beredar di pasaran pod yang menggunakan bateral eksternal dengan single baterai.

Kita juga ada rekomendasi baterai yang cocok untuk kalian, bisa langsung klik link di bawah ini aja ya.
Baterai Vape

4. Power Yang Berbeda

Memiliki Power yang berbeda juga dapat mempengaruhi uap yang di hasilkan dari device tersebut. Karna mod umumnya menggunakan baterai eksternal yang di mana kapasitas dan power nya akan lebih powerful di bandingkan dengan pod. Pod hanya menggunakan coil, kapas dan watt yang kecil. Tak heran jika cloud yang dihasilkan juga lebih kecil, tapi pod lebih praktis karena tidak harus mengganti kawat maupun kapas pada atomizer.

5. Coil Yang Di Gunakan

Dan perbedaan yang terakhir yaitu dari coil yang di gunakan. Coil yang di gunakan dari kedua device tersebut juga berbeda, kalau pod pada umumnya menggunakan occ coil dan kalau mod dapat menggunakan coil prebuild roudwire yang dapat kita build sesuai dengan kebutuhan kita.

Dan untuk kalian yang sedang mencari coil untuk kedua device kalian ini, kalian bisa langsung aja klik link di bawah ini.
Cartridge Dan Coil

Itu lah perbedaan dari kedua device tersebut menurut Tokovapeku. Jadi gimana? Kalian lebih pilih mod yang dapat menghasilkan cloud lebih banyak dan tentunya kalian bisa membuild coil kalian sendiri untuk dapat memenuhi kebutuhan kalian, atau kalian lebih memilih pod yang penggunaan nya sangat simple dan tidak memperibet kalian. Semua balik lagi di tangan kalian, apa yang kalian butuh dan apa yang kalian ingin kan. Semoga artikel ini dapat membantu kalian untuk menentukan device apa yang kalian ingin beli yaa.

Jangan lupa Tokovapeku juga memiliki artikel-artikel lain yang membahas seputar vape, yang tentunya akan membantu kalian juga untuk mengetahui semua tentang vape.
Blog Tokovapeku

Dan Tokovapeku juga memiliki aplikasi yang dapat membantu kalian yang ingin berbelanja online untuk memenuhi kebutuhan daily vape tanpa harus ribet dan tentunya bisa juga untuk kalian pengguna Android.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *